My Blog

Minggu, 27 September 2020

CERPEN HOROR 2

 GARA-GARA BEGADANG


(Sumber : Pinterest.com)

“Jangan lupa ya guys aku besok ultah” chat Ufa di watsup group. Aku tak merespon chatnya karena aku akan memberikan surprise kepadanya.

Aku berniat begadang hari ini biar bisa ngasih Ufa ucapan Happy Birthday. Tapi hal itu membuatku kapok. Memang benar kata bang haji, begadang jangan begadang kalau tiada artinya.

Malam itu aku sedang membuat video yang isinya foto-foto Ufa. Mengedit video memang hobiku. Walaupun aku tak profesional, tapi hasilnya not bad lah.

“Tumben malam ini sepi, biasanya tetangga depan kos rame” kataku  penasaran.

Aku adalah seorang mahasiswi. Kampusku ada di Malang. Jarak rumah dan kampusku sangat jauh jadi aku memutuskan ngekos. Biaya kos ku tak terlalu mahal menurutku tapi fasilitasnya cukup bagus. Jadi anak kampus pasti tak asing dengan kata begadang. Aku termasuk kategori manusia kampus kura-kura. Yup, kuliah rapat kuliah rapat. Karena tiap hari rapat bikin aku begadang. Kali ini aku begadang yang tiada artinya.

Karena pukul 00:00 masih kurang 4 jam lagi, aku memutuskan untuk membuat mie instan. Sebenarnya aku sedang diet tapi aku mengikuti slogan ciwi-ciwi Diet Mulai Besok. Aku menuju dapur untuk masak mie. Jarak dapur ke kamarku hanya 5 langkah kayak lagunya mbak Iceu Wong. Sambil menunggu air mendidih, aku duduk di tangga. Aku melihat seorang ciwi pakai daster putih berjalan. Sebagai anak kos yang baik, aku menyapanya.

“Malam mbak” kataku sambil tersenyum

Ia hanya melihatku dan pergi naik tangga lagi.

“Gendeng, aku nyopo padahal. Mbok yo di jawab” kataku menggerutu.

(Gila, padahal aku menyapanya.Setidaknya di respon)

Aku mendengar suara air sudah mendidih. Ku masukkan mie instan biar berendam di air panas. Semenit kemudian, tampak rambut kuning keritingnya mulai terurai. Tandanya mie ku sudah matang. Tanpa dosa aku membiarkan panci di bak cuci piring. Akupun pergi ke kamar menikmati mie.

Jam sudah  menunjukkan pukul 21.00 yang artinya 3 jam lagi. Aku melanjutkan mengedit video untuk temanku. Aku mencari foto aibnya mulai dari tidur ngiler, foto blur, foto dia jatuh dan masih banyak lagi.

Jam 23:59 tiba. Aku secepat mungkin mengetik ucapan happy birthday dengan kalimat-kalimat wish lainnya.

Happy birthday Ufa,

Semoga sehat selalu, mendapat rezeki yang melimpah.

Semoga apa yang kamu cita-citakan dan inginkan tercapai

Wish You All The Best

Your beloved friend

dl”

Ditambah aku juga mengirim video untuknya. Jam 00:00 chat dan video yang kubuat sepanjang malam terkirim.

“Wah terimakasih banget. Bangkek itu kenapa foto gue jelek bet dah” katanya di chat

“Wkwkwkwk, iya dong. Keren ga videonya?” respon chatku sambil tertawa saat mengetiknya.

“Iye keren. Makasih <3” katanya

Aku senang karena temanku puas.Tapi aku melupakan sesuatu

“Astagfirullahaladzim, lupa belum sholat isya” kataku sambil menepuk jidat

Aku ngechat senior yang jadi gebetanku. Sudah ku beri lampu hijau, dia malah menggantungku. Apa bedanya dengan kehidupan jombloku. Aku kira aku akan naik tahta jadi tak jomblo.

“Eh, spam chat terus ya. Aku lupa belum sholat” kataku di chat

“Kenapa emang? Faedahnya apa?”balas chatnya

“Soalnya aku gak berani. Gatau kenapa sepi banget ini kosan” balasku

“Iya aku spam” balas chatnya

Aku membuka pintu kamar kos dan berlari menuju tempat wudhu. Aku masih mendengar bunyi notification dari hpku. Aku memang merasa tidak terlalu takut karena bunyi notification dari hp ku tapi tetap saja, kosku sangat sepi sesepi isi watsup jomblo. Aku tak bisa membohongi ketakutanku jika sepi. Setelah selesai wudhu secepat kilat aku menuju kamarku.

Saat aku sudah di kamar dan mengunci pintu, tiba-tiba aku mendengar suara sepatu jinjit turun dari tangga

…klotak..klotak…klotak…klotak…

Aku mengintip dari jendela dan tidak ada siapa-siapa. Aku menutup jendela dan memakai mukenah. Tiba-tiba aku mendengar suara kran air. Satu-satunya sumber suara kran air jika bukan dari kamar mandi ya dari tempat wudhu. Saat aku intip dari jendela, tidak ada siapa-siapa. Bodohnya aku memastikan kran air sudah ku tutup atau belum. Aku membuka pintu dan ku lihat kran air tak mengalirkan air lagi.

“hah” aku syok melihat mbak daster putih menatapku.

Baru dua detik aku mengalihkan pandangan dia sudah menghilang. Aku mencarinya kemana-mana tapi tetap tidak ketemu. Dia tiba-tiba menghilang seperti doi yang meninggalkanku pas lagi sayang-sayangnya. Saat menuju kamarku sejauh 20 langkah, aku teringat sesuatu. Penghuni kos diatas tidak ada karena diatas hanya loteng. Aku pun lari terbirit-birit dan mengunci pintu kamar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar